Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

Melankolia

Aku pernah memintamu untuk menetap, setengah mati menahan meski kau menghujam dengan tak menghirau Aku pernah memintamu untuk mengerti, sepenuh hati memberikan penjelasan meski kau tak menoleh Aku pernah memintamu peduli, bersungguh memohon meski terus kau abaikan Untukmu, aku pernah. Aku pernah melakukan segala cara agar kau tetap ada dan utuh untukku, hingga merasa tak cukup daya untuk melakukan apa-apa lagi. Akhir-akhir ini aku malas untuk pulang, kampung halaman seakan tak lagi ramah untukku, jarak dan kondisi kuciptakan agar aku mulai terbiasa menjauh dari segala hal tentangmu. jangan lagi mengikutiku, bekerja samalah sejenak untuk kebaikan kita masing-masing. Pada kenyataannya arah kita tak sama, kau berjalan ke sisi barat, dan aku berjalan ke sisi timur. Jangan pula kau menyapaku, sapaanmu memiliki energi yang dapat meluluh lantakan pendirianku, cukup seperti sekarang. Meskipun aku benci untuk mengatakannya sebagai jalan terbaik, tapi cukup adil bagi kita. A...